BERITASIBER.COM | LOMBOK TENGAH – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah kembali menggelar Safari Silaturrahmi Ramadhan sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan kali ini dipusatkan di Masjid Nurul Huda, Kecamatan Pringgarata, Selasa (24/2/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Tengah, H. L. Pathul Bahri, S.IP., M.A.P.
Safari Ramadhan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lombok Tengah, anggota DPRD Dapil V, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala desa se-Kecamatan Pringgarata, jajaran Pemerintah Kecamatan Pringgarata, serta unsur Forkopimcam. Suasana kebersamaan tampak kental sepanjang kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan.
Bupati Lombok Tengah menyampaikan bahwa Safari Silaturrahmi Ramadhan merupakan sarana strategis bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan informasi pembangunan secara langsung kepada masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga. Menurutnya, komunikasi dua arah yang terjalin dalam kegiatan ini sangat penting untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan riil masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi ruang dialog yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Kami ingin mendengar langsung aspirasi warga, sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan yang tengah dan akan kami jalankan,” ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga menyerahkan santunan kepada tiga orang ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan total nilai Rp126 juta. Penyerahan santunan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat pekerja, sekaligus memastikan keberlangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan.
Sementara itu, Camat Pringgarata, Lalu Winata Kusuma, S.T., dalam laporannya menyampaikan sejumlah kondisi dan perkembangan di wilayahnya. Dari 11 desa di Kecamatan Pringgarata, sebanyak 9 desa dijadwalkan akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa dalam waktu dekat. Selain itu, program SPPG dengan target pembangunan 11 dapur masih dalam tahap proses, sedangkan program Koperasi Merah Putih telah mulai berjalan di lima desa.






