Namun demikian, ia menyoroti bahwa kondisi infrastruktur jalan di beberapa wilayah masih memerlukan perhatian serius. Menurutnya, perbaikan jalan desa perlu menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar.

Dalam arahannya, Bupati Lombok Tengah memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah, salah satunya keberhasilan menurunkan angka stunting secara signifikan dari 22 persen menjadi 9 persen. Capaian tersebut, menurutnya, merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, mulai dari tenaga kesehatan, kader posyandu, aparat desa, hingga partisipasi aktif masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain itu, pemerintah daerah terus memperkuat program perlindungan sosial melalui Universal Coverage BPJS Ketenagakerjaan dan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Sejumlah program strategis juga tengah dipersiapkan, seperti pembangunan Batalyon di kawasan Mangkung Prabar, rencana pembangunan Kodam NTB di Lombok Tengah pada 2028, pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Beber, serta Rumah Sakit Adhyaksa untuk meningkatkan layanan kesehatan.

Di akhir kegiatan, Bupati menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama banjir yang kerap melanda beberapa wilayah. Ia menginstruksikan BPBD, IDI, serta dinas terkait untuk bergerak cepat dalam upaya mitigasi dan penanganan.

Safari Silaturrahmi Ramadhan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendorong percepatan pembangunan di seluruh wilayah Lombok Tengah menuju daerah yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.(***)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2