Menurut keterangan salah satu warga, Br Purba, dugaan sementara kebakaran terjadi karena anak korban umur 7 tahun (mengidap kondisi autis) bermain petasan di dalam rumah, yang jatuh di tempat tumpukan sampah kertas, sehingga api membesar dan merambat ke horden rumah.
“Api sangat besar dan cepat membesar, kami warga sekitar langsung menghubungi pemadam kebakaran,” kata Br Purba.
Kejadian ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Petugas kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti.
Belman Sihombing, pemilik rumah, mengucapkan terima kasih kepada petugas pemadam kebakaran dan warga sekitar yang membantu memadamkan api.
“Saya berterima kasih kepada semua yang membantu, alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” katanya.(Yuni)





