BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Diduga tanpa adanya pengawasan yang memadai dari pihak Mantri dan Asper, ratusan pohon jati di kawasan hutan KRPH Desa Dradah, Lamongan, telah terpotong atau dicuri, hingga meninggalkan akar tunggak yang tak berleter.
Kejadian ini terpantau oleh tim investigasi media di utara makam Dusun Blumbang, Desa Dradah, Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa, 08 Juli 2025.
Kondisi ini sangat memprihatinkan, mengingat pencurian tersebut berlangsung tanpa sepengetahuan pihak berwenang hingga para pelaku tertangkap.
Mantri Kadariyono, yang seharusnya bertanggung jawab atas pengawasan hutan, tampaknya selalu tidak berada di tempat ketika dihubungi untuk dimintai keterangan.
Di lokasi lain, Asper Dradah, Eko, terlihat kebingungan saat ditanya oleh awak media mengenai keberadaan kayu jati yang terpotong di utara makam Blumbang.
Ketika ditanya tentang petak hutan tempat kejadian, ia hanya menjawab singkat.
“Tidak tahu, mas,” ucapnya.
Pernyataan tersebut menimbulkan keheranan, mengingat sebagai Asper, seharusnya ia mengetahui dan memahami dengan baik tentang petak hutan yang menjadi tanggung jawabnya.





