Pacitan dinilai paling siap dalam menyelenggarakan event ini. Dia berharap, kejurnas berjalan baik serta memberi dampak positif bagi perkembangan Ju-Jitsu di Indonesia
“Terima kasih atas dukungan dari pemerintah daerah hingga pusat, sangat luar biasa dalam upaya membangun generasi muda yang sehat,” katanya.
Kejurnas mempertandingkan berbagai kelas, di antaranya Newaza putra-putri, Contact, Fighting System, Duo Show System, serta test event untuk pemula atau junior U-14 tahun. Namun peserta dibatasi hanya boleh mengikuti dua nomor pertandingan, yaitu Newaza dan Fighting.
Turut hadir Ketua Umum Koni Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dan jajaran, Ketua Koni Jatim dan Jajaran, pengurus PBJI, Forkopimda Pacitan serta Ketua Kejaksaan Negeri se-Jatim.
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





