Selain itu, fasilitas penunjang juga tidak luput dari pemeriksaan, seperti ruang ganti pemain, genset, tandon air, dan toilet. Tim juga mengecek kelengkapan dokumen seperti SOP keamanan, SOP kesehatan, dan dokumen pelengkap lainnya.
Meski dinyatakan layak, tim assessment memberikan sejumlah catatan penting yang perlu segera ditindaklanjuti. Beberapa di antaranya adalah pemisahan ruang CCTV dan alarm, penambahan ruang kesehatan untuk VVIP, perbaikan administrasi seperti daftar inventaris panitia pelaksana, penyempurnaan lay out stadion dengan batas parameter yang jelas.
“Kami berharap setelah adanya beberapa temuan ini, pihak terkait segera menindaklanjuti agar pada assessment berikutnya, Stadion Surajaya bisa mendapatkan nilai yang lebih baik,” tambah AKBP Budi Sulistyanto.
Dengan hasil penilaian ini, Stadion Surajaya Lamongan dipastikan siap menjadi salah satu venue pertandingan Championship 2025/2026. Peningkatan kualitas fasilitas dan manajemen stadion diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pemain, ofisial, serta suporter.(Bs).






