“Melalui momentum HBP ke-62 ini, kami ingin mempererat kebersamaan serta memberikan ruang seluas-luasnya bagi warga binaan untuk menyalurkan bakat dan minat mereka. Ini bukan hanya soal siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana kita membangun suasana yang kondusif. Ini adalah bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan agar mereka terus termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang terasah,” ungkap Elang Kartini.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Lebih lanjut, keberhasilan rangkaian kegiatan HBP ke-62 di Lapas Perempuan Gorontalo ini menjadi bukti bahwa pendekatan pembinaan yang humanis dan inklusif dapat menciptakan lingkungan yang harmonis.

“Sinergi antara petugas sebagai pembina dan warga binaan sebagai peserta didik menjadi kunci keberhasilan dalam proses rehabilitasi,” ungkapnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Diharapkan, semangat kebersamaan yang terjalin selama perayaan ini dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi pelaksanaan program-program pembinaan selanjutnya, guna memastikan bahwa setiap warga binaan mendapatkan hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2