BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas keamanan di sektor pertanian, Polsek Solokuro, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, melaksanakan kegiatan monitoring panen jagung di Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Kegiatan monitoring Rabu (3/2/2026) tersebut dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya para petani jagung, mulai dari masa tanam hingga masa panen. Kehadiran anggota Polsek Solokuro di lokasi panen diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada petani, serta mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun praktik-praktik yang merugikan petani.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Polsek Solokuro menyampaikan imbauan kepada para petani agar menjual hasil panen jagung secara langsung kepada Perum Bulog. Petani diingatkan untuk tidak menjual hasil panennya melalui tengkulak, karena pemerintah telah menetapkan harga pembelian yang bertujuan untuk melindungi kesejahteraan petani dan menjaga kestabilan harga jagung di pasaran.
“Petani kami imbau agar menjual hasil panen jagung langsung ke Bulog. Pemerintah sudah menetapkan harga yang sesuai, sehingga petani tidak dirugikan oleh permainan harga dari pihak tengkulak,” ujar salah satu anggota Polsek Solokuro di sela-sela kegiatan monitoring.
Selain menyampaikan imbauan terkait penjualan hasil panen, petugas juga berdialog langsung dengan petani untuk mendengarkan keluhan serta masukan terkait keamanan di area persawahan. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari pendekatan humanis dan dialogis Polri dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.





