LAMONGAN – Jajaran Polsek Solokuro Polres Lamongan Polda Jawa Timur melaksanakan monitoring tanaman jagung sekaligus berdialog dengan para petani di Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Kamis (11/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kepolisian terhadap sektor pertanian, khususnya dalam menjaga produktivitas tanaman pangan guna mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto mengatakan, kehadiran personel di tengah petani tidak hanya untuk memantau perkembangan tanaman, tetapi juga mendengarkan secara langsung berbagai kendala yang dihadapi masyarakat.
“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi tanaman jagung sekaligus mendengarkan keluhan para petani. Saat ini tanaman mulai memasuki fase akan berbuah, sehingga perlu mendapatkan perhatian lebih, termasuk dalam mengantisipasi serangan hama tikus yang cukup meresahkan,” ujar AKP Joko Suprianto.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, personel Polsek Solokuro berkomunikasi dengan para petani mengenai perkembangan tanaman jagung yang saat ini mulai memasuki masa penting menuju pembentukan buah. Tahap tersebut menjadi salah satu periode yang perlu mendapatkan perhatian karena keberhasilan pertumbuhan tanaman akan berpengaruh terhadap hasil panen yang nantinya diperoleh petani.
Salah satu persoalan yang disampaikan petani adalah serangan hama tikus. Keberadaan hama tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu pertumbuhan tanaman serta menurunkan hasil produksi apabila tidak dilakukan langkah pengendalian secara tepat.
Petani menyampaikan keluhannya kepada personel kepolisian agar persoalan tersebut dapat menjadi perhatian bersama. Menanggapi hal itu, Polsek Solokuro mendorong adanya komunikasi dan koordinasi antara petani dengan pihak terkait sehingga permasalahan hama dapat ditangani secara tepat dan tidak meluas.
“Hama tikus memang menjadi salah satu perhatian petani karena dapat merusak tanaman. Kami mendorong para petani untuk terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian maupun instansi terkait agar mendapatkan penanganan yang sesuai. Kami dari kepolisian siap mendukung dan membantu mengawal program pertanian di wilayah Solokuro,” jelas Kapolsek.
Menurut AKP Joko Suprianto, kegiatan monitoring pertanian menjadi bagian dari upaya Polsek Solokuro mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Polisi, kata dia, tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat berkontribusi melalui pendampingan dan pemantauan kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan ketahanan pangan.





