LAMONGAN – Jajaran Polsek Sarirejo Polres Lamongan menggelar patroli Blue Light di sejumlah wilayah Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Selasa malam (11/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 23.00 WIB tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), serta mencegah potensi gesekan antarkelompok maupun antarperguruan silat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Sarirejo IPTU Moch. Sokep, S.H. mengatakan, patroli malam secara rutin dilakukan sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus mencegah gangguan kamtibmas sebelum terjadi.

“Patroli Blue Light kami tingkatkan pada malam hari untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk curas, curat, curanmor maupun gesekan antarperguruan silat. Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu gangguan kamtibmas,” ujar IPTU Moch. Sokep.

Patroli tersebut dilaksanakan oleh AIPTU Rusdi dan AIPTU M Huda dengan menyusuri sejumlah ruas jalan dan lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan di wilayah hukum Polsek Sarirejo. Penggunaan lampu rotator biru pada kendaraan patroli diharapkan dapat menjadi tanda kehadiran polisi sekaligus memberikan efek pencegahan terhadap pihak-pihak yang berniat melakukan tindak kriminal.

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan dengan berkeliling menggunakan kendaraan dinas. Petugas juga melakukan pendekatan dan komunikasi secara langsung kepada masyarakat, terutama para pemuda maupun tokoh masyarakat yang masih berkumpul hingga larut malam.

Petugas memberikan imbauan secara humanis agar para pemuda yang tidak memiliki kepentingan mendesak segera kembali ke rumah masing-masing. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya keributan, salah paham, maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

Kapolsek Sarirejo menegaskan bahwa pendekatan persuasif menjadi salah satu cara yang dikedepankan dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Kami mengedepankan pendekatan yang humanis. Kepada para pemuda yang masih bergerombol pada malam hari, kami berikan imbauan agar segera pulang dan tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban. Kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa imbauan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan bersama,” jelasnya.

Selain menyasar kerumunan masyarakat, patroli juga diarahkan ke lokasi yang dianggap rawan terjadinya kejahatan konvensional. Personel melakukan standby dan pemantauan di sejumlah titik, termasuk ruas jalan yang minim penerangan maupun memiliki kondisi jalan yang rusak.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2