LAMONGAN – Jajaran Polsek Solokuro Polres Lamongan Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan dialogis bersama tokoh masyarakat di Desa Sugihan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna menciptakan situasi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.
Kapolsek Solokuro mengatakan, dialogis dengan tokoh masyarakat merupakan langkah penting dalam membangun sinergitas antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.
“Tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungan. Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini. Kami mengajak seluruh tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayah agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Solokuro.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Solokuro berdialog secara langsung dengan tokoh masyarakat untuk mengetahui perkembangan situasi keamanan di lingkungan Desa Sugihan. Selain menyerap informasi dan aspirasi warga, petugas juga menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Kepolisian mengajak tokoh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dengan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi di sekitar tempat tinggal. Apabila terdapat aktivitas maupun orang yang mencurigakan, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar dapat dilakukan langkah penanganan secara cepat dan tepat.
Dialog tersebut juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dua arah antara polisi dan masyarakat. Kepolisian tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.
Kapolsek Solokuro menekankan bahwa keamanan tidak dapat diwujudkan hanya melalui kegiatan kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan karena warga merupakan pihak yang paling mengetahui kondisi lingkungan masing-masing.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kepedulian dan partisipasi masyarakat untuk menjaga keamanan. Apabila ada persoalan di lingkungan, jangan dibiarkan berkembang. Segera komunikasikan dengan perangkat desa maupun kepolisian sehingga bisa dicarikan solusi bersama,” jelasnya.





