LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, menggelar Patroli Kota Presisi (PKP) dialogis dengan menyambangi sejumlah lokasi aktivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jumat (18/9/2026).

Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), petugas memberikan sejumlah imbauan terkait keselamatan warga, mulai dari bahaya jebakan tikus menggunakan aliran listrik hingga pengawasan anak-anak saat berada di sekitar waduk dan telaga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H. mengatakan, patroli dialogis merupakan salah satu langkah preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendekatkan personel dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, anggota dapat berinteraksi secara langsung dengan warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan keselamatan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Patroli dialogis kami laksanakan secara rutin sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Anggota tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berdialog dengan masyarakat dan mengingatkan berbagai hal yang dapat membahayakan keselamatan maupun mengganggu keamanan lingkungan,” kata IPTU Sono.

Patroli dimulai sekitar pukul 10.35 WIB dengan melibatkan AIPTU Yerry W.S. dan AIPDA Fendi Ali H. Sejumlah lokasi menjadi sasaran patroli, meliputi area persawahan, bengkel, kafe hingga kawasan pertokoan yang berada di wilayah Kecamatan Kembangbahu.

Dalam kegiatan tersebut, personel menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Warga juga diminta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila mengetahui adanya kejadian maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Perhatian khusus turut diberikan terhadap keselamatan anak-anak. Polisi mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan dan tidak membiarkan anak bermain air tanpa pengawasan di kawasan waduk maupun telaga. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan terhadap risiko kecelakaan.

Selain itu, petugas menyambangi area persawahan dan mengingatkan masyarakat, khususnya petani, agar tidak menggunakan aliran listrik sebagai jebakan tikus. Penggunaan listrik untuk membasmi hama berpotensi membahayakan keselamatan manusia maupun orang lain yang beraktivitas di sekitar persawahan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2