Lebih dari sekadar menyebarkan informasi, Polsek Solokuro menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan konkret bagi calon pendaftar dari wilayah Solokuro.
Petugas Polsek menyatakan kesiapan untuk menyediakan bimbingan dan pelatihan, meliputi aspek fisik maupun mental. Dukungan ini dinilai penting agar para pemuda lokal memiliki kesiapan optimal dalam menghadapi tahapan tes seleksi Bintara Polri yang terkenal sangat kompetitif.
Kapolsek Solokuro mendorong pemuda di wilayahnya untuk memanfaatkan fasilitas pendampingan ini.
“Kami mendorong pemuda di Solokuro untuk memanfaatkan kesempatan ini. Polsek Solokuro siap membantu memberikan pembinaan fisik maupun mental sebagai persiapan awal. Ini adalah peluang emas untuk mengabdi kepada negara melalui Korps Brimob,” tegasnya.
Dalam sesi penutup sosialisasi, Polsek Solokuro kembali menekankan pentingnya mengikuti seluruh informasi resmi terkait penerimaan anggota Polri melalui kanal yang telah diverifikasi.
Imbauan ini disampaikan guna menghindari segala bentuk praktik percaloan atau penipuan yang kerap menjanjikan kelulusan. Polsek Solokuro memastikan bahwa seluruh proses seleksi Bintara Polri Brimob 2026 dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dan tanpa dipungut biaya.
Diharapkan, melalui sosialisasi gencar ini, Lamongan dapat menyumbang banyak personel terbaiknya untuk memperkuat satuan elit Korps Brimob Polri.(Bs).






