LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, terus mendukung upaya penguatan ketahanan pangan melalui pemantauan Program Pekarangan Bergizi (P2B) dan pemanfaatan lahan produktif di wilayah Kecamatan Kembangbahu. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran monitoring yakni lahan pertanian di Desa Pelang yang telah ditanami tanaman pangan berupa jagung. Minggu (30/8/2026).
Kapolsek Kembangbahu Iptu Sono, S.H., mengatakan kegiatan monitoring tersebut dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut penerapan Program Pekarangan Bergizi sekaligus untuk memastikan pemanfaatan lahan di wilayahnya berjalan secara optimal.
“Monitoring ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman pangan yang telah ditanam sekaligus melihat secara langsung kondisi dan kendala yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaannya di lapangan,” kata Iptu Sono dalam laporan kegiatan.
Ia menjelaskan, pemantauan secara langsung penting dilakukan agar perkembangan tanaman dapat diketahui secara berkala. Apabila ditemukan kendala dalam proses pemanfaatan lahan maupun perawatan tanaman, persoalan tersebut diharapkan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi sehingga program ketahanan pangan dapat terus berjalan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan program berjalan dengan baik. Jika terdapat kendala, tentunya dapat segera dilakukan koordinasi untuk mencari solusi yang tepat,” ujarnya.
Monitoring tersebut dilaksanakan pada Minggu (30/8/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Dua personel Polsek Kembangbahu, yakni Aipda Aseri dan Aipda Hartono, turun langsung melakukan pengecekan di Desa Pelang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memantau kondisi tanaman jagung yang telah ditanam sebagai bagian dari pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan. Selain melihat perkembangan tanaman, petugas juga melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan dan pelaksanaan program di lokasi.
Program Pekarangan Bergizi merupakan salah satu bentuk pemanfaatan lahan yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghasilkan sumber pangan secara mandiri. Lahan yang tersedia, termasuk pekarangan maupun lahan produktif lainnya, dapat dimanfaatkan dengan menanam berbagai jenis tanaman pangan yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.
Pemanfaatan lahan secara maksimal juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ketersediaan pangan di tingkat lokal. Dengan mengoptimalkan lahan yang ada, masyarakat tidak hanya menjaga lingkungan tetap produktif, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam mendukung ketahanan pangan.





