LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, menggelar Patroli Kota Presisi (PKP) dialogis di sejumlah lokasi yang menjadi titik aktivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.
Kapolsek Kembangbahu Iptu Sono, S.H., mengatakan patroli dialogis merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Patroli ini tidak hanya dilakukan untuk memantau situasi, tetapi juga menjadi sarana untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat serta menyampaikan imbauan kamtibmas,” kata Iptu Sono.
Menurutnya, kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Polisi juga memberikan sejumlah imbauan yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat serta pencegahan tindak pidana.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Setiap warga memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, termasuk dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan,” ujarnya.
Patroli tersebut dilaksanakan pada Minggu (30/8/2026) mulai pukul 11.20 WIB hingga selesai. Dua personel Polsek Kembangbahu, yakni Aipda Aseri dan Aipda Hartono, melaksanakan patroli dialogis dan harkamtibmas di sejumlah lokasi di wilayah hukum Polsek Kembangbahu.
Sasaran patroli meliputi warung dan kafe, kawasan pabrik, bengkel, serta sejumlah tempat yang menjadi titik berkumpulnya masyarakat. Petugas juga melakukan patroli mobiling untuk memantau situasi keamanan di sepanjang jalur dan lingkungan yang dilalui.
Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berdialog dengan masyarakat. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengingatkan warga agar turut menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan masing-masing.
Salah satu imbauan yang disampaikan petugas berkaitan dengan keselamatan anak. Masyarakat, khususnya para orang tua, diminta mengawasi anak-anak agar tidak bermain atau berenang di waduk maupun telaga.
Imbauan tersebut disampaikan mengingat aktivitas bermain air di waduk atau telaga memiliki risiko keselamatan, terutama bagi anak-anak yang belum memahami kondisi dan kedalaman perairan. Orang tua diharapkan meningkatkan pengawasan sehingga potensi kecelakaan dapat dicegah sejak dini.





