BERITASIBER.COM | LAMONGAN –Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam akibat curah hujan tinggi, jajaran Polsek Karangbinangun, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, melaksanakan patroli tanggap bencana di wilayah bantaran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Karangbinangun, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, pada Senin (6/4/2026).

Kegiatan patroli ini dilakukan mulai pukul 10.15 WIB hingga selesai, dengan melibatkan tiga personel, yakni AIPTU Koyim, AIPTU Sugeng, dan AIPDA Sugianto. Patroli difokuskan pada area jembatan serta bantaran sungai Bengawan Solo yang dinilai rawan terhadap potensi banjir maupun tanah longsor, terutama setelah terjadinya hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi debit air sungai serta memantau situasi di sekitar bantaran. Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak terjadi luapan air yang berpotensi menyebabkan banjir di wilayah pemukiman warga.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa kondisi debit air Sungai Bengawan Solo masih dalam batas aman dan belum ditemukan adanya tanda-tanda luapan air maupun potensi tanah longsor di sekitar lokasi. Meski demikian, petugas tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.

Kapolsek Karangbinangun, AKP Supardi, SH dalam keterangannya menyampaikan bahwa patroli tanggap bencana ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya di musim penghujan.

“Kami secara rutin melakukan patroli dan pemantauan di wilayah rawan bencana, seperti bantaran Bengawan Solo, untuk memastikan kondisi tetap aman dan terkendali. Hal ini penting sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi banjir maupun tanah longsor,” ujarnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2