Agung menjelaskan bahwa kenaikan harga pada varian 5,5 kg dan 12 kg tergolong sebagai penyesuaian yang sudah cukup lama tidak dilakukan. Terakhir kali perubahan harga pada kategori tersebut terjadi pada periode tahun 2022 atau 2023.
“Sedangkan untuk harga gas LPG 50 kg, memang mekanismenya selalu diperbarui atau update setiap bulan mengikuti kondisi pasar,” jelas Agung.
Meski terjadi kenaikan harga yang cukup terasa, Agung mengungkapkan bahwa sejauh ini tidak ditemukan penurunan permintaan dari masyarakat. Konsumsi gas LPG nonsubsidi di tingkat konsumen tetap menunjukkan angka yang stabil.
Pihak agen pun menjamin bahwa ketersediaan stok di gudang maupun penyaluran ke pangkalan tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Tulungagung.
“Sejauh ini permintaan tetap stabil, masyarakat sudah memahami mekanisme penyesuaian ini. Stok kami juga dipastikan aman untuk mensuplai kebutuhan di lapangan,” pungkasnya.





