Keberhasilan tersebut tidak lepas dari meningkatnya Indeks Pertanaman (IP) yang kini mencapai 2,1, naik signifikan dibandingkan sebelumnya yang berada pada angka 1,64. Peningkatan ini menunjukkan bahwa lahan pertanian di Lamongan semakin produktif dengan frekuensi tanam yang lebih tinggi dalam satu tahun.
Untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan menargetkan kenaikan Luas Tambah Tanam dari 193.000 hektare menjadi 233.384 hektare pada tahun ini.
“Kenaikan target ini harus kita upayakan bersama. Selain bantuan Alsintan, pemerintah juga memberikan dukungan melalui penyediaan benih unggul, program pemupukan serentak agar tidak terjadi kendala distribusi, hingga pengendalian hama yang dilakukan secara lebih intensif,” jelas Pak Yes.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan, Mugito, menegaskan bahwa seluruh bantuan yang diberikan berbasis kelompok tani. Kebijakan tersebut bertujuan agar pemanfaatan alat dan sarana pertanian dapat dirasakan lebih luas oleh para petani dan keberlanjutannya tetap terjaga.
“Bantuan pertanian ini diberikan kepada kelompok tani, bukan individu. Kami berharap seluruh kelompok penerima dapat mengelola dan memanfaatkan bantuan ini dengan baik sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan berdampak pada kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP),” kata Mugito.
Pada penyerahan simbolis tersebut, tujuh kelompok tani menerima bantuan, yakni Poktan Harapan Makmur dari Kecamatan Kembangbahu, Tani Mulyo dari Kecamatan Tikung, Sekar Gading III dan Sekar Srengenge VI dari Kecamatan Sekaran, Tani Seger Satu dari Kecamatan Karanggeneng, Sri Manunggal dari Kecamatan Kembangbahu, serta Sumber Tani Dua dari Kecamatan Mantup.
Melalui dukungan alat pertanian modern dan penguatan infrastruktur irigasi ini, Pemerintah Kabupaten Lamongan optimistis produktivitas pertanian akan terus meningkat, kesejahteraan petani semakin membaik, serta posisi Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan nasional dapat terus dipertahankan dan diperkuat di masa mendatang.






