BERITASIBER.COM – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memperkuat perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional melalui berbagai program strategis di sektor pertanian. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) serta sarana irigasi kepada sejumlah Kelompok Tani (Poktan) sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim dan cuaca ekstrem.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan, Kamis (11/5). Program tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dan Pemerintah Pusat dalam mendukung ketahanan serta swasembada pangan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah maupun nasional. Oleh karena itu, modernisasi pertanian menjadi langkah penting yang harus terus didorong agar para petani mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menghadapi berbagai tantangan yang muncul akibat perubahan iklim.
“Bantuan ini merupakan respons positif dari pemerintah pusat setelah melihat rencana aksi yang telah kita susun dalam menghadapi tantangan perubahan cuaca ekstrem. Kita ingin petani Lamongan semakin maju dengan memanfaatkan teknologi pertanian yang modern sehingga proses budidaya menjadi lebih efektif dan efisien,” ujar Pak Yes.
Bantuan yang disalurkan kepada kelompok tani tersebut meliputi 18 unit pompa air, 13 unit mesin rotavator, 23 unit hand traktor, 181 unit sarana irigasi berupa irigasi perpompaan dan irigasi perpipaan, serta tiga unit mesin kombi atau combine harvester.
Menurut Pak Yes, keberadaan sarana irigasi menjadi salah satu prioritas utama dalam menghadapi potensi musim kemarau panjang. Seluruh fasilitas irigasi yang diberikan akan dipasang secara serentak, terutama di wilayah-wilayah pertanian yang masih mengandalkan sistem tadah hujan. Dengan demikian, ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian tetap dapat terjaga sepanjang musim tanam.
Langkah tersebut dinilai sangat penting mengingat Lamongan selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penyangga kebutuhan pangan terbesar di Jawa Timur bahkan Indonesia. Prestasi sektor pertanian Lamongan juga terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.
Berdasarkan data yang disampaikan, Kabupaten Lamongan berhasil mencatat total panen seluas 193 ribu hektare dari luas baku sawah sekitar 95 ribu hektare. Capaian tersebut menunjukkan tingginya produktivitas lahan pertanian yang ada sekaligus melampaui target Luas Tambah Tanam (LTT) yang telah ditetapkan pemerintah.






