Pengaktifan Jalan Lingkar Utara sepanjang 7,5 km sejak 17 Agustus 2025, yang bertujuan mengurai kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain itu, pada Oktober 2025 mendatang akan dimulai operasional Trans Jatim Koridor VII yang menghubungkan Terminal Lamongan – Dukun Gresik – Terminal Paciran.

“Koridor ini akan melengkapi Koridor IV yang telah lebih dulu beroperasi, serta meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat di wilayah pantura Lamongan,” ucapnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sebagai upaya mendukung pengembangan kawasan stasiun yang lebih modern dan tertata, Pemkab Lamongan juga telah menjalin kerjasama strategis dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Kesepakatan ini bertujuan melakukan penataan kawasan aset kereta api agar menjadi lingkungan yang indah, lestari, dan ramah pengguna.

“Minat masyarakat terhadap transportasi kereta api terus meningkat. Maka diperlukan penataan kawasan stasiun yang lebih representatif,” jelas Pak Yes.

Meski banyak capaian telah diraih, Pemkab Lamongan menyadari bahwa tantangan di sektor perhubungan masih cukup besar. Mulai dari penyempurnaan fasilitas keamanan jalan raya, hingga penyediaan fasilitas transportasi publik yang lebih merata dan berkelanjutan.

Melalui sinergi lintas sektor dan kerja sama dengan berbagai pihak, Bupati Yuhronur Efendi optimis bahwa pembangunan transportasi di Lamongan akan semakin maju dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.(Bs)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2