“Saya berharap FASI mampu menggambarkan keindahan toleransi dan kerukunan yang nyata di Pematangsiantar, sebagai kota yang multiagama, multietnis, dan multikultural,” ujar Walikota Wesly Silalahi. Pernyataan tersebut diamini oleh Ketua Umum DPP BKPRMI, H. Nanang Mubarok, yang menilai bahwa pelaksanaan FASI di Pematangsiantar merupakan cerminan dari semangat Bhinneka Tunggal Ika yang terjaga dengan baik.
Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya FASI XIII. Menurut Kapolres, kegiatan ini merupakan investasi sosial yang sangat penting bagi pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan religius.
“Tugas kami di kepolisian adalah memastikan seluruh rangkaian acara ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Lebih jauh lagi, kami mendukung penuh kegiatan yang mampu menanamkan nilai-nilai cinta Al-Qur’an sejak dini, karena generasi yang berakhlak mulia akan menjadi pilar utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di masa depan,” ungkap AKBP Sah Udur di sela-sela acara.
Kapolres juga menekankan bahwa keterlibatan Polri dalam mendukung kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian dari upaya mendekatkan diri kepada masyarakat serta menjaga harmonisasi sosial di wilayah hukum Kota Pematangsiantar.
Acara yang berlangsung meriah dan penuh khidmat ini diakhiri dengan prosesi pelantikan DPW BKPRMI Provinsi Sumut. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi para peserta, pengurus organisasi, serta masyarakat luas dalam memperkuat persaudaraan dan toleransi di Sumatera Utara. (Pirhot Nababan)






