LAMONGAN, BeritaSiner.com – Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, menggelar Patroli Kota Presisi (PKP) dialogis di sejumlah lokasi yang menjadi titik aktivitas masyarakat, mulai dari kafe, warung kopi (warkop) hingga pertokoan di wilayah hukum Polsek Kembangbahu.
Patroli tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.
Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H., mengatakan patroli dialogis menjadi salah satu langkah kepolisian untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, petugas juga membuka ruang diskusi terkait isu maupun persoalan keamanan yang berkembang di lingkungan masyarakat.
“Patroli dialogis ini kami lakukan untuk mengetahui secara langsung situasi di lapangan sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Kami juga mengajak warga berdiskusi mengenai potensi gangguan keamanan dan solusi yang dapat dilakukan bersama,” ujar Sono.
Patroli dilaksanakan pada Sabtu (29/8/2026) mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai. Dua personel Polsek Kembangbahu, yakni Aiptu Mustar dan Aipda Kujianto, diterjunkan untuk melaksanakan patroli serta menyambangi sejumlah lokasi yang menjadi pusat kegiatan warga.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat. Salah satunya terkait pentingnya menjaga anak-anak agar tidak bermain di area waduk maupun telaga. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap risiko kecelakaan, terutama karena anak-anak dapat berada dalam kondisi yang membahayakan ketika bermain atau beraktivitas di sekitar perairan.
“Kami mengingatkan para orang tua dan masyarakat agar benar-benar memperhatikan aktivitas anak-anak, khususnya di sekitar waduk atau telaga. Jangan sampai tempat tersebut digunakan untuk bermain karena ada risiko yang dapat membahayakan keselamatan,” jelas Sono.
Selain keselamatan anak, petugas juga mengingatkan warga agar tidak menggunakan aliran listrik sebagai jebakan tikus di area persawahan. Penggunaan listrik untuk membasmi hama tersebut dinilai berpotensi membahayakan orang lain yang melintas maupun bekerja di sawah.
Polsek Kembangbahu mengajak masyarakat mencari cara yang lebih aman dalam mengendalikan hama tikus. Warga juga diminta mempertimbangkan keselamatan lingkungan sekitar agar upaya menjaga hasil pertanian tidak justru menimbulkan korban.





