BERITASIBER.COM | JAKARTA – Israel kembali menunjukkan taringnya dengan menghantam situs petrokimia raksasa di Asaluyeh yang diklaim memproduksi setengah dari total output petrokimia Iran.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Serangan strategis ini dilakukan menyusul ancaman Donald Trump yang menjanjikan serangan masif pada hari Selasa jika Selat Hormuz tidak segera dibuka. Ketegangan ini membuat kawasan Timur Tengah berada di ambang perang total yang lebih luas.

Pihak Iran mengonfirmasi bahwa Kepala Intelijen IRGC, Majid Khademi, tewas dalam serangan gabungan AS-Israel pada Senin pagi. Israel kemudian secara resmi mengakui bertanggung jawab atas operasi tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2