“Saya pilih usaha ini karena dulu bingung mau cari kerja apa, ikut orang sudah malas dan tidak betah. Saya punya inisiatif seperti orang tua saya yang jualan serabi anget- anget, jadi saya juga lakukan usaha ini,” terangnya, Sabtu (15/07/2023).
“Cuma dua bahan itu saja, tepung beras dan santan, tidak ada bahan kayak pengawet, jadi dari bahan murni asli,“ imbuhnya.
Serabi buatan Lukman ini memiliki khas sendiri, dengan mengikuti perkembangan zaman, ia menambahkan menu topping untuk serabinya, seperti taburan kelapa, santan gurih, gula cair/ juruh, santan manis, coklat susu, keju susu sesuai selera pelanggan dan ia juga menyediakan dawet beras. Hal ini menjadikan lapaknya ramai dikunjungi pembeli.





