“Kami ingin disparitas UMK Lamongan dengan daerah industri sekitar bisa semakin kecil, sehingga kesejahteraan pekerja Lamongan juga bisa meningkat secara bertahap,” katanya.
Lebih lanjut, Iswahyudi menegaskan bahwa perjuangan serikat pekerja tidak berhenti pada penetapan UMK tahun ini. KSPSI Lamongan berkomitmen untuk terus mengawal dan memperjuangkan kesejahteraan buruh pada tahun-tahun mendatang.
“Perjuangan belum berakhir. Kami akan tetap berjuang semaksimal mungkin untuk peningkatan UMK dan kesejahteraan pekerja di tahun-tahun berikutnya,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Iswahyudi juga menyampaikan sejumlah harapan kepada para pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah. Ia berharap para pekerja dapat memahami proses dan dinamika perjuangan yang telah dilakukan oleh serikat pekerja.
“Semoga teman-teman pekerja bisa memahami perjuangan kami. Kenaikan UMK ini diharapkan dapat membantu mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan pekerja beserta keluarganya,” ujarnya.
Ia juga mengajak para pekerja untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar memiliki daya saing yang lebih baik di dunia kerja.
“Mari kita tetap berdaya dengan terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi sebagai pekerja,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Iswahyudi berharap hubungan industrial di Kabupaten Lamongan tetap terjaga dengan baik, di mana pekerja dan pengusaha dapat berjalan beriringan demi terciptanya iklim pemerintahan dan investasi yang kondusif.
“Semoga para pekerja dan pengusaha tetap bisa berjaya bersama, berjalan beriringan demi terwujudnya Lamongan yang kondusif dan sejahtera,” pungkasnya.






