BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Lamongan. Lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Kementerian Agama ini resmi menerima penghargaan sebagai Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) Kategori “MAU”.
Penghargaan diberikan sebagai apresiasi sebuah bentuk pengakuan atas komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berpihak pada kepentingan serta perlindungan hak anak.
Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam ajang gebyar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 Kabupaten Lamongan di alun-alun, Rabu, 6 Agustus 2025.
Kategori “MAU” dalam SRA merupakan indikator bahwa lembaga pendidikan telah memulai dan menerapkan prinsip-prinsip sekolah ramah anak secara konsisten, meskipun masih dalam tahap pengembangan.
Kepala MTsN 2 Lamongan, Asman, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini.
“Penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mengembangkan budaya madrasah yang ramah anak, bebas dari kekerasan, diskriminasi, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara holistik,” ujarnya kepada beritasiber.com ditemui usai menerima penghargaan.
Ia menambahkan bahwa madrasah telah melakukan berbagai program seperti pembiasaan salam, senyum, sapa, sopan, santun (5S), pendampingan konselor untuk anak yang bermasalah, serta menciptakan ruang bermain dan area hijau yang nyaman bagi siswa.
MTsN 2 Lamongan juga melibatkan peran aktif guru, tenaga kependidikan, siswa, dan orang tua dalam proses pembangunan karakter anak. Sekolah tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai toleransi, empati, dan keterbukaan.
“SRA bukan sekadar label, tetapi filosofi pendidikan yang kami terapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah,” tambah Asman.





