Dengan diraihnya penghargaan ini, MTsN 2 Lamongan berharap untuk terus mengembangkan lingkungan belajar yang ramah, sehat, dan menyenangkan bagi anak-anak.

“Penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan titik awal menuju madrasah yang benar-benar menjadi tempat terbaik bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang dengan penuh cinta serta rasa aman,” tegas Asman.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas PPPA memberikan apresiasi kepada lembaga pendidikan yang telah serius mengadopsi prinsip SRA sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Kepala Dinas PPPA Lamongan Umuronah menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong agar seluruh satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta, menjadikan perlindungan anak sebagai prioritas utama dalam sistem pendidikan.

“Harapan kami, semua anak Indonesia, khususnya anak-anak di Lamongan, tumbuh menjadi generasi yang hebat, sehat, cerdas, dan berkualitas. Mereka harus terlindungi dari kekerasan, dari bullying, dan diberi ruang untuk menyuarakan pendapat serta menyalurkan kreativitasnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan produktif.

“Melalui momentum Hari Anak Nasional ini, kami ingin anak-anak Lamongan benar-benar merasa terlindungi, diberdayakan, dan didukung untuk menjadi generasi penerus bangsa yang unggul,” tambahnya.

Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini menjadi bukti nyata bahwa semua anak, tanpa terkecuali, memiliki hak untuk dihargai, didengarkan, dan diberdayakan.

“Semangat inklusif yang diusung dalam acara ini diharapkan terus menjadi semangat bersama dalam membangun masa depan anak-anak Indonesia,” ungkapnya.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2