BERITASIBER.COM – Pemerintah Kabupaten Lamongan memanfaatkan momentum forum akademik internasional untuk memperkenalkan potensi ekonomi daerah sekaligus mendorong promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke pasar global.
Hal tersebut dilakukan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri Gala Dinner Closing Ceremony The 6th Summer School 2026 yang diselenggarakan Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga di Pendopo Lokatantra, Jumat (24/7).
Kegiatan penutupan program internasional tersebut dihadiri sebanyak 162 peserta yang berasal dari 43 negara. Kehadiran para mahasiswa mancanegara dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Lamongan sebagai sarana memperkenalkan identitas daerah melalui produk-produk unggulan lokal, mulai dari kuliner khas, kopi, batik, hingga aneka kerajinan tangan.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes mengajak seluruh peserta untuk membawa pulang produk UMKM Lamongan sebagai buah tangan sebelum kembali ke negara asal masing-masing. Menurutnya, setiap produk lokal yang dibeli memiliki nilai lebih dari sekadar transaksi ekonomi.
Ia menjelaskan bahwa setiap pembelian produk UMKM merupakan bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan usaha masyarakat. Melalui langkah sederhana tersebut, para pengunjung turut membantu para pelaku usaha kecil mengembangkan kreativitas, memperluas pasar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.
“Ketika Anda membeli produk lokal kami, Anda bukan sekadar membeli sebuah barang. Anda turut mendukung impian sebuah keluarga, mendorong kreativitas, dan membantu usaha kecil untuk terus berkembang,” ujar Pak Yes di hadapan peserta internasional.
Menurutnya, promosi produk lokal kepada masyarakat internasional menjadi salah satu strategi efektif dalam memperluas jangkauan pasar UMKM Lamongan. Selain memperkenalkan kualitas produk, langkah tersebut juga membuka peluang terjalinnya jejaring bisnis dan promosi dari mulut ke mulut ketika para peserta kembali ke negara masing-masing.
Tidak hanya mengenalkan produk unggulan, Pak Yes juga memperkenalkan berbagai potensi pembangunan yang dimiliki Kabupaten Lamongan. Ia menjelaskan bahwa Lamongan merupakan daerah yang terus berkembang dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam pembangunan berkelanjutan.





