Menurut warga, kerusakan Jalan Veteran tidak hanya disebabkan oleh faktor cuaca, tetapi juga akibat pengalihan arus lalu lintas kendaraan berat. Sejak adanya perbaikan di Jalan Soekarno-Hatta, sejumlah truk besar dialihkan melewati Jalan Veteran, yang dinilai tidak dirancang untuk menahan beban kendaraan berat secara terus-menerus.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Lamongan, Andhy Kurniawan, menyatakan bahwa Jalan Veteran telah masuk dalam program prioritas pemerintah daerah. Perbaikan menyeluruh direncanakan akan dilakukan pada Tahun Anggaran 2026.
“Penanganan total Jalan Veteran sudah kami prioritaskan. Nantinya akan menggunakan konstruksi Cement Treated Base Course (CBC) agar lebih kuat dan tahan terhadap beban lalu lintas berat,” jelas Andhy.
Sambil menunggu perbaikan permanen, pihaknya saat ini melakukan pemeliharaan darurat guna menjaga agar jalan tetap bisa dilalui dan meminimalkan risiko kecelakaan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat mempercepat penanganan Jalan Veteran, mengingat ruas jalan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas warga dan aktivitas ekonomi. Perbaikan yang cepat dan tepat dinilai sangat dibutuhkan demi menjamin keselamatan pengguna jalan serta kenyamanan berlalu lintas di Kota Lamongan.






