Kasus percobaan jambret ini juga mendapat perhatian langsung dari Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan. Ia mendatangi lokasi kejadian dan memberikan instruksi tegas kepada jajaran Polsek Wonokromo agar segera mengungkap pelaku.
Dalam sebuah video yang diunggah melalui akun media sosial resminya, Kombes Pol Lutfhie meminta penyelidikan dilakukan secara menyeluruh. Ia memerintahkan anggotanya untuk menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian, serta mengidentifikasi kendaraan dan ciri-ciri pelaku.
“Segera telusuri dari TKP, periksa CCTV, identifikasi nomor polisi kendaraan pelaku,” tegasnya.
Sementara itu, Ipda Wasito Adi menambahkan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah petunjuk awal dan terus melakukan penyelidikan intensif. Polisi menduga pelaku merupakan bagian dari komplotan jambret yang beraksi secara berpasangan dengan metode memepet korban.
“Pelaku dua orang, barang korban aman. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor, untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di jam-jam rawan. Pengendara diminta untuk menghindari penggunaan tas yang mudah dijangkau pelaku dan segera melapor jika melihat atau mengalami tindak kejahatan serupa.
Kasus ini menambah daftar kejahatan jalanan yang menjadi perhatian aparat kepolisian Surabaya, seiring komitmen untuk meningkatkan patroli dan penegakan hukum demi menjaga rasa aman masyarakat.






