BERITASIBER.COM – Sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi bencana alam, jajaran Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, terus mengintensifkan kegiatan Patroli Kota Presisi (PKP) di wilayah hukumnya.

Pada Senin (27/7/2026), mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, personel Polsek Kembangbahu melaksanakan patroli sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait upaya pencegahan berbagai potensi bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, kekeringan, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan oleh AIPTU Mustar dan AIPDA Kujianto dengan menyasar sejumlah titik di wilayah Kecamatan Kembangbahu yang dinilai memiliki potensi kerawanan bencana. Selain melakukan pemantauan kondisi lingkungan, personel kepolisian juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko terjadinya bencana.

Dalam patroli tersebut, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat memasuki musim kemarau. Pembakaran lahan dinilai berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terlebih ketika kondisi cuaca panas disertai angin kencang. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan mengelola lahan dengan cara yang aman dan ramah lingkungan tanpa menggunakan metode pembakaran.

Selain memberikan edukasi, personel Polsek Kembangbahu juga melakukan pemantauan terhadap sejumlah lahan kering yang berpotensi mengalami kebakaran. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini titik-titik rawan sehingga langkah antisipasi dapat segera dilakukan apabila ditemukan potensi yang membahayakan. Upaya deteksi dini menjadi bagian penting dalam meminimalkan dampak yang dapat ditimbulkan apabila terjadi kebakaran lahan.

Patroli juga difokuskan pada upaya pencegahan banjir melalui edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran air. Petugas mengingatkan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat menyebabkan penyumbatan aliran air yang berpotensi menimbulkan banjir ketika intensitas hujan meningkat. Masyarakat diajak bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama.

Tidak hanya itu, personel kepolisian juga mengimbau warga untuk memangkas dahan maupun ranting pohon yang sudah terlalu tinggi atau rapuh. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko pohon tumbang saat terjadi angin kencang maupun cuaca ekstrem yang dapat membahayakan pengguna jalan dan merusak bangunan di sekitarnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2