BERITASIBER.COM – Sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Sarirejo, Polres Lamongan, melaksanakan patroli kewilayahan dengan fokus monitoring kondisi embung, waduk, serta area persawahan di wilayah Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB hingga selesai tersebut dipusatkan di kawasan embung dan area persawahan Desa Gempoltukmloko beserta wilayah sekitarnya. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk memantau perkembangan debit air sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam yang dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat maupun sektor pertanian.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Sarirejo, IPTU Moch. Sokep, SH, menyampaikan bahwa kegiatan patroli kewilayahan merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Selain menjaga keamanan lingkungan, personel kepolisian juga dituntut aktif melakukan pemantauan terhadap berbagai potensi kerawanan, termasuk ancaman bencana alam yang dapat muncul akibat perubahan kondisi cuaca maupun faktor lingkungan lainnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, petugas jaga Polsek Sarirejo melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi debit air embung dan waduk yang menjadi sumber irigasi bagi lahan pertanian masyarakat. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi tanggul, saluran air, serta ketersediaan air tetap dalam keadaan aman sehingga mampu mendukung kebutuhan pertanian sekaligus meminimalkan risiko yang dapat membahayakan warga.

Selain melakukan monitoring, personel kepolisian juga menyambangi para petani dan warga yang berada di sekitar lokasi. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca serta potensi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Petugas juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pemerintah desa maupun pihak kepolisian apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bahaya, seperti tanggul yang mengalami keretakan, saluran irigasi yang tersumbat, atau kenaikan maupun penurunan debit air yang tidak normal. Langkah pelaporan secara dini dinilai sangat penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2