Ia berharap pemerintah juga memberikan perhatian terhadap pengembangan lulusan LKP setelah mereka menyelesaikan pelatihan. Salah satu dukungan yang diharapkan adalah tersedianya akses beasiswa sehingga lulusan dapat meningkatkan keterampilan sekaligus melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Semoga anak-anak bisa mendapatkan beasiswa dari pemerintah untuk pengembangan diri dan mengembangkan skill, agar naik level untuk bisa ke jenjang perguruan tinggi,” ujarnya.
Gebyar Kursus 2026 juga menjadi ajang unjuk kompetensi melalui berbagai perlombaan. Anggota Tiara Kusuma dari berbagai wilayah Indonesia turut mengikuti kompetisi hingga mencapai babak Grand Final kategori Editorial Fashion Make Up.
Fourlen mengatakan organisasinya telah mendampingi dan mengantarkan anggota Tiara Kusuma dari berbagai daerah hingga ke tingkat nasional.
Hasilnya, tiga peserta berhasil menempati posisi tiga besar. Juara pertama diraih Alien Nurmalinda dari Kediri, Jawa Timur. Juara kedua ditempati Rafika dari Bondowoso, Jawa Timur, sedangkan posisi juara ketiga diraih Disti Alamanda dari Lamongan, Jawa Timur.
“Selamat dan sukses buat anggota Tiara Bangsa,” kata Fourlen.
LKP merupakan salah satu jalur pendidikan yang berfokus pada pengembangan keterampilan dan kompetensi peserta didik. Melalui pelatihan berbasis kompetensi, lulusan diharapkan memiliki kemampuan yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.
Peluang tersebut tidak terbatas di pasar kerja domestik. Dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri dan standar kerja, lulusan LKP juga berpeluang mengembangkan karier di luar negeri.
Gebyar Kursus 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan kontribusi pendidikan kursus dan pelatihan dalam membangun SDM terampil. Kehadiran 4.021 alumni yang dilepas untuk bekerja di 11 negara sekaligus memperlihatkan adanya jalur bagi talenta Indonesia untuk berkembang dari daerah hingga ke panggung global.
Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) sebagai wadah bagi para pengelola LKP mengusung semangat “Membangun Kompetensi, Menciptakan Generasi Berprestasi”.
Semangat tersebut sejalan dengan kebutuhan dunia kerja yang semakin menuntut keterampilan, kompetensi, dan kemampuan beradaptasi. Melalui pendidikan kursus dan pelatihan, talenta dari berbagai daerah diharapkan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu meningkatkan level kompetensinya dan bersaing di tingkat internasional.
Pelepasan ribuan alumni dalam Gebyar Kursus 2026 pun menjadi penanda bahwa pendidikan berbasis keterampilan memiliki ruang yang semakin luas dalam menyiapkan generasi produktif Indonesia menghadapi pasar kerja global.





