Sementara itu, Ketua Dewan Pusat PSHT, H. Issoebiantoro, S.H., memberikan motivasi kepada para atlet agar menjadikan Krida Ranting/Komisariat sebagai bagian dari perjalanan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

Ia berharap proses pembinaan dan regenerasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat melahirkan atlet-atlet potensial. Para pesilat tersebut nantinya diharapkan mampu membawa nama PSHT Pusat Madiun dalam berbagai kejuaraan, baik pada level nasional maupun internasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ajang krida juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukur kemampuan yang diperoleh selama menjalani latihan di ranting maupun komisariat masing-masing. Melalui pertandingan, kemampuan teknik, mental, kedisiplinan serta sportivitas para peserta dapat terus diasah.

Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat ikatan persaudaraan antarpesilat. Meski berhadapan sebagai lawan dalam pertandingan, seluruh peserta tetap berada dalam semangat persaudaraan dan menjunjung nilai-nilai organisasi.

Pada sekitar pukul 20.35 WIB, H. Issoebiantoro, S.H. secara resmi menyatakan Krida Ranting/Komisariat PSHT Pusat Madiun dibuka. Pembukaan tersebut menandai dimulainya rangkaian kompetisi yang diikuti ratusan atlet.

Dengan jumlah peserta yang meningkat menjadi 571 atlet, pelaksanaan Krida Ranting/Komisariat tahun 2026 diharapkan semakin memperkuat proses pembinaan sekaligus menjadi ruang lahirnya bibit-bibit pesilat berprestasi.

Melalui kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan dan pembentukan karakter, para peserta diharapkan tidak hanya berkembang dalam kemampuan pencak silat, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai berbudi luhur dalam kehidupan bermasyarakat.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2