Dengan estimasi waktu tempuh 1,5 jam, Trans Jatim koridor VII dirancang untuk menjadi solusi mobilitas bagi masyarakat, khususnya kalangan santri, pelajar, hingga ASN.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Masyarakat sudah lama menunggu layanan ini. Terutama santri dan anak sekolah yang membutuhkan moda transportasi yang terjangkau dan tepat waktu,” tambah Nyono.

Peluncuran koridor VII ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jatim dalam memperluas akses transportasi publik melalui program Jatim Akses. Program ini menekankan pentingnya transportasi yang inklusif dan merata, khususnya bagi masyarakat kecil di kawasan non-perkotaan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Hadirnya Trans Jatim di Lamongan ini adalah wujud nyata dari transportasi publik yang inklusif, menjangkau wilayah pesisir dan pedesaan,” tandas Nyono.

Dengan tarif terjangkau dan fasilitas yang memadai, Trans Jatim koridor VII diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat menggunakan angkutan umum dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.(*)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2