Pj Walikota Yogyakarta Singgih Raharo pernah menuturkan saat peluncuran minuman produksi PDAM Tirtamarta, berharap masyarakat dapat mengetahui bahwa produk ‘Air Jogja’ telah mengantongi izin BPOM.
“Jadi secara keamanan pangan sudah memenuhi persyaratan. Sehingga bisa dikonsumsi secara luas,” ujarnya.
Pihaknya berharap ‘Air Jogja’ dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Apalagi, lanjutnya, kapabilitas PDAM yang sudah teruji dalam menyediakan air bersih dan air minum sesuai standar kesehatan.
Terpisah, Direktur Utama Perumda PDAM Tirtamarta, Majiya menjelaskan berbagai keunggulan ‘Air Jogja’ yakni telah menggunakan sistem ozone untuk sterilisasi air sehingga bebas bakteri, virus, dan jamur.
“Langkah proses produksi air minum ini sangat ketat hingga mencapai 7 langkah yang meliputi proses pengelolaan air baku dengan penyaringan filter carbon dan filter cartridge agar air baku bebas dari kotoran,” paparnya.
Selain itu, air minum tersebut memiliki kandungan pH 8+ yang berperan menjaga keseimbangan ph dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan imunitas.
“Air Jogja juga memiliki kandungan Total Dissolved Solids (TDS) atau jumlah padatan yang terlarut dalam air kurang dari atau sama dengan 10 ppm. Semakin rendah nilai TDS maka semakin murni air tersebut,” bebernya.
Air minum ini hadir dalam empat kemasan yakni kemasan gelas, botol 330 mililiter, 600 mililiter, dan galon.
“Untuk sasaran ‘Air Jogja’ ini meliputi seluruh instansi Pemkot Yogya, masyarakat maupun wisatawan, termasuk hotel hingga restoran. Semoga masyarakat yang ada di Kota Yogya beralih dan memakai air minum ini,” tuturnya. (Wira)
Editor : Achmad Bisri






