“Sebagai aparat teritorial, kami dari Koramil Lamongan Kota selalu siap bersinergi. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Maka dari itu, keterlibatan kami dalam Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Beragam kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan sayuran dijual dengan harga di bawah pasar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sebanyak 1 ton beras dengan kemasan 5 kg ludes habis. Warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini, karena bisa berbelanja kebutuhan harian dengan lebih hemat.

Salah satu warga, Ibu Henny Nur Haritsah, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan GPM ini.

“Harga beras di sini lebih murah dibanding di pasar. Terima kasih kepada pemerintah desa dan bapak-bapak TNI yang sudah memfasilitasi,” ujarnya.

Gerakan Pangan Murah ini diharapkan menjadi program berkelanjutan, terutama di tengah tantangan ekonomi global dan fluktuasi harga pangan. Pemdes Kebet berkomitmen akan terus menggandeng berbagai pihak demi kesejahteraan warganya.

Dengan suksesnya kegiatan ini, Desa Kebet kembali membuktikan bahwa gotong royong dan kolaborasi lintas sektor adalah kunci keberhasilan dalam membangun desa yang mandiri, sejahtera, dan tangguh.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2