Hal ini diharapkan dapat memperkuat pondasi ekonomi lokal dan membuka peluang usaha bagi masyarakat desa.
“Harapannya, seluruh desa di Kabupaten Lamongan nantinya memiliki Koperasi Merah Putih. Ini merupakan gagasan mulia dari Bapak Presiden untuk memperkuat ekonomi rakyat dan kemandirian desa,” tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, jajaran TNI melalui Kodim 0812 Lamongan akan bertindak sebagai pendamping dan pengawas lapangan, memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami siap mengawal dan mengawasi jalannya pembangunan agar benar-benar berpihak pada masyarakat desa,” tegas Dandim.
Sebagai informasi tambahan, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di Lamongan akan menggunakan tanah desa dengan ukuran bangunan 20 x 35 meter.
Lokasinya dipilih secara strategis berdekatan dengan pemukiman warga serta pembiayaan pembangunan sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat.
Program nasional ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam pemerataan ekonomi desa dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam membangun ekonomi berbasis koperasi.(Bs).





