Dengan ketiga pilar tersebut, SECAP diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkesinambungan sehingga kompetensi ASN tidak hanya meningkat melalui pelatihan formal, tetapi juga berkembang melalui diskusi, praktik, serta kolaborasi lintas sektor.

Dalam sambutannya, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (PPKASN) menegaskan bahwa penguatan kompetensi ekonomi menjadi salah satu kebutuhan mendasar bagi ASN di tengah perubahan lingkungan strategis yang berlangsung sangat cepat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“SECAP 2026 kami hadirkan sebagai wadah pengembangan kompetensi yang komprehensif bagi ASN agar memiliki kemampuan analisis ekonomi yang lebih tajam, mampu menyusun rekomendasi kebijakan yang berbasis data, serta adaptif terhadap berbagai dinamika nasional maupun global. Kami berharap program ini melahirkan ASN yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi pengambilan kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pembangunan kapasitas ASN merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, modern, dan berdaya saing. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pendekatan yang kolaboratif dan relevan dengan kebutuhan organisasi.

“Melalui Setneg Economic Forum, Economic Fellowship Program, dan Economic Community of Practice, kami ingin membangun budaya belajar yang terus berkembang di lingkungan ASN. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan praktisi menjadi kunci dalam menghasilkan kebijakan publik yang lebih efektif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.

Peluncuran SECAP 2026 sekaligus menjadi momentum penguatan peran ASN sebagai policy advisor yang mampu memberikan masukan strategis kepada para pengambil keputusan. Dengan meningkatnya kemampuan analisis serta penyusunan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti (evidence-based policy), diharapkan kualitas kebijakan pemerintah semakin adaptif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional.

Ke depan, Kementerian Sekretariat Negara melalui PPKASN berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi yang selaras dengan kebutuhan birokrasi modern. SECAP 2026 diharapkan menjadi salah satu model pembelajaran strategis yang mampu mencetak ASN unggul, adaptif, inovatif, serta memiliki daya saing global guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, profesional, dan responsif terhadap dinamika pembangunan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2