Selain itu, forum juga membahas penyusunan Peta Jalan Migrasi Nasional menuju sistem kriptografi tahan kuantum yang akan menjadi acuan bagi kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga penyelenggara layanan publik dalam melakukan penyesuaian sistem keamanan digital.
Menurut Kemenko Polkam, penyusunan kebijakan nasional tidak hanya membutuhkan kajian teknis dari pemerintah, tetapi juga masukan dari berbagai pihak, termasuk akademisi, praktisi keamanan siber, dunia usaha, serta komunitas teknologi informasi.
Pendekatan kolaboratif dinilai penting mengingat transformasi menuju era pasca-kuantum akan berdampak luas terhadap berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, layanan keuangan, telekomunikasi, kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur digital nasional.
Melalui forum koordinasi tersebut, pemerintah juga berupaya meningkatkan literasi mengenai perkembangan teknologi kuantum agar seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama mengenai tantangan maupun langkah-langkah mitigasi yang perlu dipersiapkan sejak dini.
Kemenko Polkam menilai kesiapan menghadapi era komputasi kuantum merupakan bagian penting dari strategi memperkuat ketahanan siber nasional. Seiring meningkatnya digitalisasi layanan publik dan aktivitas ekonomi, keamanan sistem informasi menjadi aspek yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan nasional.
Ke depan, berbagai rekomendasi yang dihimpun dalam rapat koordinasi akan menjadi bahan penyempurnaan kebijakan pemerintah sekaligus mendukung penyusunan peta jalan migrasi yang tengah disusun oleh BSSN.
Pemerintah berharap lahirnya kebijakan nasional yang terintegrasi mampu menjadi pedoman bagi seluruh instansi dalam melakukan transformasi sistem keamanan informasi secara bertahap tanpa mengganggu layanan publik maupun aktivitas digital masyarakat.
Dengan langkah tersebut, Indonesia diharapkan mampu meningkatkan kesiapan menghadapi perkembangan teknologi global sekaligus menjaga keamanan data strategis negara dari berbagai potensi ancaman siber di masa mendatang.
Penguatan koordinasi lintas sektor juga menjadi fondasi penting agar proses migrasi menuju kriptografi tahan kuantum dapat berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem digital nasional yang aman, tangguh, dan berdaya saing.





