Suasana semakin gayeng ketika Ning Lia menyelipkan pantun di tengah kebersamaan dengan peserta.
“Tidak ada angin, tidak ada hujan,
mendung datang tanpa diundang.
Ibu-ibu tetap cantik rupawan,
semoga selalu bahagia, sukses gemilang.”
Pantun tersebut mendapat respons hangat dari peserta dan menambah suasana akrab dalam kegiatan.
Safe Workout dikemas melalui beragam aktivitas yang melibatkan peserta. Selain olahraga bersama, kegiatan juga diisi mini workshop, cooking demo, dan hiburan. Rangkaian tersebut menjadi ruang interaksi bagi anak-anak berkebutuhan khusus, orang tua, dan peserta lainnya.
Ning Lia mengapresiasi hadirnya kegiatan yang memberikan kesempatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk terlibat dalam aktivitas bersama. Menurutnya, semangat inklusivitas perlu terus diperluas dalam berbagai ruang kehidupan.
Kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus, lanjut dia, tidak cukup diwujudkan melalui rasa simpati. Hal yang tidak kalah penting adalah memberikan kesempatan nyata agar mereka dapat berpartisipasi, mengembangkan kemampuan, dan merasa diterima di lingkungan sosial.
Kebersamaan dalam Safe Workout pun menjadi salah satu gambaran bahwa ruang inklusif dapat dibangun melalui kegiatan sederhana yang mempertemukan anak, keluarga, dan masyarakat dalam suasana setara dan menyenangkan.
Ning Lia berharap semangat positif yang muncul dari kegiatan tersebut terus terjaga setelah acara berakhir. Dukungan, perhatian, serta kesempatan yang diberikan secara konsisten diharapkan menjadi energi bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk semakin percaya diri dalam menjalani proses tumbuh dan berkembang.
Bagi Ning Lia, setiap anak mempunyai potensi yang layak mendapatkan kesempatan untuk berkembang. Dengan dukungan keluarga dan lingkungan yang inklusif, anak-anak diharapkan semakin berani tampil, berkarya, serta mengejar prestasi sesuai kemampuan masing-masing.





