“Semangat kemerdekaan harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Mari kita kedepankan komunikasi dan musyawarah apabila terdapat permasalahan di tengah masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergitas antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh lapisan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurut AKP Joko Suprianto, keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tugas aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam menjaga lingkungan masing-masing serta segera berkoordinasi dengan pihak berwenang apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Mari bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif, menjaga toleransi, menghormati perbedaan, serta mempererat tali persaudaraan,” tegasnya.

Lebih lanjut, kegiatan upacara penurunan Bendera Merah Putih tersebut diharapkan tidak hanya menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan gotong royong di wilayah Kecamatan Solokuro.

Dengan terjaganya kerukunan, persatuan, dan keamanan di tengah masyarakat, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Polsek Solokuro juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta membangun komunikasi dan sinergi bersama seluruh stakeholder guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2