Dalam sesi wawasan anti narkoba, para peserta LCC tidak hanya akan diuji kemampuan berpikir cepat dan ketepatan menjawab soal akademik, tetapi juga akan mendapatkan pemahaman langsung mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika. Materi yang disampaikan diharapkan mampu membentuk kesadaran kolektif di kalangan pelajar untuk menjauhi narkoba serta menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi simbol sinergi antara dunia pendidikan dan institusi kepolisian dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan berintegritas. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berkelanjutan dalam bentuk program edukasi dan sosialisasi di sekolah-sekolah.
Pihak panitia menegaskan bahwa tantangan generasi muda saat ini tidak hanya terletak pada peningkatan prestasi akademik, tetapi juga pada kemampuan menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan, termasuk narkotika. Oleh karena itu, kehadiran figur aparat seperti Kapolres Pematangsiantar diharapkan mampu memperkuat pesan moral dan kedisiplinan bagi para pelajar.
Melalui pelaksanaan LCC KPKM RI Tahun V 2026 ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas, serta mampu menjadi pelopor dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.
Sinergi antara dunia pendidikan dan Polri diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menjaga masa depan bangsa.(Pirhot Nababan)





