Kapolres Padangsidimpuan juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padangsidimpuan untuk melakukan pemetaan wilayah rawan banjir, mendirikan posko serta menyiapkan sarana dan prasarana evakuasi seperti perahu karet, ambulans, dan pompa air. Hal ini untuk mempercepat proses evakuasi warga, distribusi logistik, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya.

Selain itu, Kapolres juga mengimbau seluruh stakeholder untuk mempersiapkan diri dan peralatan yang ada, termasuk dari Pemda, TNI, dan Polri, untuk menyediakan unit bantuan SAR serta membentuk posko di titik-titik rawan banjir dan tanah longsor.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Apabila dampak banjir meluas dan mengakibatkan masyarakat harus mengungsi, maka BPBD dan instansi terkait diharapkan dapat menyiapkan lokasi pengungsian yang aman dan mendirikan dapur umum,” pungkas Wira. (Dre)

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2