Selain fokus pada pencegahan perjudian, kegiatan patroli dialogis ini juga dimanfaatkan untuk mengajak para pemuda turut serta menjaga keamanan lingkungan. AIPDA Suwito mengimbau agar masyarakat tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Kami berharap ada sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya pemuda, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Para tokoh pemuda yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya kepolisian dalam menjaga kamtibmas. Mereka juga siap menjadi mitra Polri dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait bahaya perjudian dan dampaknya bagi masa depan generasi muda.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Patroli dialogis ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Polsek Pucuk menegaskan akan terus mengintensifkan kegiatan serupa sebagai bentuk pendekatan humanis kepada masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik antara aparat dan warga, diharapkan wilayah Kecamatan Pucuk tetap aman, damai, dan terbebas dari berbagai potensi gangguan kamtibmas.





