“Latihan PSM ini sangat penting untuk menjaga kesiapan prajurit dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. Seorang prajurit harus selalu siap, baik secara fisik maupun mental, terutama dalam kondisi yang menuntut pertempuran jarak dekat,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyampaikan bahwa melalui latihan PSM, prajurit juga turut melestarikan warisan budaya bangsa. Pencak silat sebagai seni bela diri asli Indonesia terus dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan militer, sehingga tetap relevan dan efektif dalam mendukung tugas pokok TNI AD.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Antusiasme prajurit terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Setiap gerakan dilakukan dengan serius dan penuh konsentrasi, mencerminkan komitmen tinggi dalam menjaga profesionalisme serta kesiapan operasional satuan. Latihan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kekompakan dan soliditas antar prajurit.

Melalui pelaksanaan latihan Pencak Silat Militer secara rutin dan berkesinambungan, Kodim 0812/Lamongan berharap seluruh prajurit mampu meningkatkan kemampuan individu maupun satuan.

“Dengan kesiapsiagaan yang terjaga, prajurit diharapkan dapat melaksanakan setiap tugas kewilayahan dan pengabdian kepada masyarakat secara optimal dan profesional,” pungkasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2