Sri Wahyuni menjelaskan bahwa pembuatan minuman dawet daun kelor cukup mudah dan simpel. Bahan baku daun kelor dicampur dengan tepung beras dan ditambah daun pandan untuk memberikan rasa alami yang lebih kuat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Pembuatannya hampir sama dengan dawet pada umumnya, tapi kita menggunakan daun kelor sebagai bahan baku. Ciri khasnya unik karena aroma daun kelor lebih kuat,” jelasnya.

Minuman es dawet daun kelor ini banyak diminati dan dijual dengan harga terjangkau, yaitu Rp 5.000 per porsi. Meskipun pemasaran produk masih terbatas, mengandalkan event kegiatan Pemkot Mojokerto dan pesanan dari masyarakat setempat, kreativitas TP PKK Pulorejo ini berhasil memberdayakan warga dan mendukung ekonomi lokal.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kita terus mengembangkan inovasi lagi. Hasil penjualan produk es dawet daun kelor masuk kas TP PKK,” pungkas Sri Wahyuni.

Dengan langkah ini, diharapkan produk dawet daun kelor dapat semakin dikenal dan memberikan manfaat lebih bagi masyarakat di Kota Mojokerto.(Bs)

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2