Sementara terkait kemantapan pemilih dalam menentukan pilihannya terhadap paslon pada hari pelaksanaan coblosan, Firdaus mengungkapkan juga ada kemungkinan berubah masih bisa terjadi, yakni perubahan dengan total 16,7% (172.928 pemilih).
Firdaus menyebut, pada paslon nomor urut 1 Abdul Ghofur dan Firosya Shalati dimana elektabilitas memperoleh 35,9,% kemungkinan masih tetap bertahan memilih sebesar 26,6% (275.443 pemilih) dan bisa berubah sebanyak 9,3% (96.301 pemilih).
“Sedangkan untuk paslon nomor urut 2 Yuhronur Effendi dan Dirham Akbar Aksara sebanyak 37,9% (385.206 pemilih) masih tetap pilihan pasti, namun untuk pemilih bisa berubah sebesar 7,4,% (76.627 pemilih),” paparnya.
Sementara untuk prediksi survei tingkat kehadiran atau pengguna hak suara pada pilkada Lamongan 27 November 2024 berkisar 80,5% (833.577 pemilih). Sedangkan prediksi pada tingkat ketidak hadiran 19,5% (201.930 pemilih).(bs)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





