Pembangunan gedung ini dimulai sejak Oktober 2025 dan berdiri di lokasi strategis yang mudah diakses masyarakat. Pendanaan pembangunan bersumber dari partisipasi internal persyarikatan, dukungan dana CSR PT Pegadaian melalui aspirasi Ahmad Labib, serta sumbangan para donatur. Hasilnya, gedung berdiri kokoh dan layak sebagai pusat kegiatan dakwah dan sosial.

Sementara itu, Ahmad Labib menegaskan bahwa dukungannya terhadap pembangunan gedung tersebut merupakan bagian dari komitmen moralnya sebagai kader Muhammadiyah. Ia mengaku telah menempuh proses kaderisasi sejak remaja hingga dewasa melalui IPM, IMM, dan Pemuda Muhammadiyah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Saya siap membantu dan memfasilitasi kebutuhan persyarikatan. Semoga gedung ini menjadi awal keberlangsungan gerakan Muhammadiyah yang lebih maju dan bermanfaat di Kedungpring,” ujarnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Lamongan, disambut tepuk tangan para tamu undangan. Gedung ini diharapkan menjadi pusat dakwah yang melahirkan generasi cerdas, berakhlak, serta berdaya saing, sekaligus menjadi penggerak pembangunan sosial dan keumatan di Lamongan bagian selatan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2