Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan bahwa rakor lintas sektoral menjadi langkah strategis untuk menyatukan perencanaan dan mempercepat respon di lapangan. Ia juga mengingatkan seluruh layanan publik, khususnya sektor kesehatan, agar berada dalam kondisi siaga selama Nataru.

Selain aspek keamanan, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menilai momentum Nataru sebagai peluang mendorong sektor pariwisata dan UMKM daerah. Melalui penguatan keamanan dan kenyamanan destinasi wisata, diharapkan tagline “Ayo Dolen Nang Lamongan” semakin dikenal oleh wisatawan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Di sisi pengamanan, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menyampaikan bahwa Polres Lamongan akan mengerahkan 263 personel dalam Operasi Lilin Semeru 2025. Operasi ini berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 dengan pendirian tiga pos pengamanan di Kinameng, Babat, dan Wisata Bahari Lamongan (WBL), satu pos pelayanan di Terminal Lamongan, serta satu pos pantau di Alun-Alun Kabupaten Lamongan.

Dengan sinergi lintas sektor tersebut, Forkopimda Lamongan optimistis pelaksanaan Nataru 2025–2026 dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat maupun wisatawan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2